mungkin
mungkin
ada yang seperti kamu
mungkin
tapi apa aku bisa ?
bisa mendapatkan keajaiban dua kali ?
Anugerah melimpah kembali ?
bersama orang sepertimu
mungkin
ada yang seperti kamu
mungkin
tapi apa aku bisa ?
bisa mendapatkan keajaiban dua kali ?
Anugerah melimpah kembali ?
bersama orang sepertimu
Ada burung di terasku
ia berisik sekali
seperti bernyanyi
aku menatapnya sedetik
baru semili aku maju
ia sudah kabur
ketika aku berbalik
ia kembali dengan ocehannya
ada apa ?
aku dengar kamu, tapi aku tak mengerti !
what can i do for u ?
Mestinya aku punya hak
tuk cuek dan kembali ke dalam
tapi sungguh
aku memang sedang menunggu kabar
kabar dari siapapun
aku seorang diri dirumah sepi tanpa waktu, tempatku termangu.
menanti kabar ..
menunggu.
tapi aku takut
Duka Jejaka
Darah mengalir di lenganku
kental dan pasif
mataku payu
dengan pipi tertoreh debu dan pasir
di atas langit birunya bukan main
awan itu melayang cepat sekali
desir angin pagi ini
menyulut demamku
aku sakit.
Cinta datangnya benar dari mata
melihat keindahan
meresap dihati
aku jadi suka
merana bila ia tak ada
jiwa jiwa menyambut gembira
bagai datang sang pengantar surga
aku manusia
ingin sempurna
lahir gembira
matipun suka
dalam hidupku
ada cinta
dalam matiku
bertemu pula
cinta cinta
kekalkah kamu
ikutkah kamu
dalam matiku
bukannya bunga dunia
yang temani hidup
hingga sekadar pengantar
menuju gerbang surgaku
saat ku tiada
kemana cintaku
akankah ia mencari yang baru
apakah sifat cinta itu
bagai lembut bunga warna
sebagai unsur indahnya bumi
mungkin berganti nama
saat bertemu disana
-lp-
Yang membuat aku berhenti bernafas
adalah saat mengingat
kamu bersama selang nafas
dan jantung yang menahan gerbang hidup
aku panggil kamu
berbisik disamping kupingmu
kamu mendengar
dengan tanda nafasmu memacu hidup
ingin hidup bersamaku lebih lama
namun memaksa detak itu tuk melebihi takdirnya
aku tak mau memaksa sayang
aku tak akan panggil kamu lagi
biar kamu terbaring
dan perlahan meninggalkanku
agar tak sakit didadamu
aku ikhlaskan
walau kutahu
betapa tak terbayang
pada detik-detik perpisahan
tuk selamanya
dengan kekasih yang ingin kau nikahi, aku.
dan betapa hancur
aku melihatmu memejamkan mata
tak kuasa menjalani
proses perpisahan
yang begitu sulit.
Tuhan, kurasa semua ini
pantas tuk kau jadikan pertimbangan
sebuah surga untuknya.
Amin.
Kamu sudah setahun tiada
tanpa kamu, aku sudah setahun hidup
tanpa kamu, aku sudah jalani hidup
dengan hari-hari penuh bayangan kamu
setahun waktu yang kecil
bila umurku panjang
64 tahun mungkin...
maka masih 39 tahun lagi aku hidup
dengan ingat kamu terus
setiap harinya
dan mungkin makam mu
sudah merata
pupus seiring harapan kita
jika
semua berbeda
maka 39 tahun kedepan
mungkin kita sudah duduk di kursi tua
bersama mantu, cucu, dan anak kita sayang
aku gak mau bohongi diri
aku gak bisa membuka hati
ini bukan duka setahun
ini duka hidup
Duka hidup.
Kecewa karena aku
kita dipisahkan
Dinda
halusnya hidupmu membuatku bercermin
aku seperti karat untuk hatiku sendiri
lagi-lagi aku menulis ini
seperti tak ada jalan lain
hehe....
begitu lucunya aku
begitu tak ada apa-apanya
seperti bocah yang pernah kaya
kini miskin merana
aku .... satir !
sangat menggema di telingaku sendiri
aku dan raga
bagai suami istri yang hambar
dingin tak berpeluk
Jangkarku masih disini ternyata
aku sudah banyak menelan air
menghisap asap malam
fly, drunk, orgasme, jatuh, malu pada cermin
kini aku berharap menjadi seseorang yang baru !
mana mungkin ?!!!
aku jual saja jati diriku
biarku melayang
aku tahu, mungkin ada yang kecewa disana
maaf Dinda,
Aku amat satir berlendir menjijikan
tapi ada yang baik
aku telah melepas-terbangkan frame foto kita
tinggi di langit ke tujuh luar dimensi ini
agar tetap bening
tanpa aku
i ....... lo..ve..
yo..u...
stil..l
a.lw..a...ys....
mencari yang dapat menjual waktu
kan kubayar dengan hidup
demi 3 hari bersamanya
sebelum aku gila
sebelum ku menyesal
siapa yang bisa?
maka kulitku kan kuberi
rambutku untukmu
demi 3 hari bersamanya
demi sepanjang masa bersamanya.
benar-benar hidup ini
terlalu !
mengapa ada sistem hidup dan mati ?
mengapa dibagi dua seperti itu ?
bisakah keduanya
hanya bagai kota yang berbeda?
ingin mengunjungi, ingin tinggal, ingin bertemu.
tak habis pikir
buntu
bingung
pergi kemana kamu ?